4 Type Purchasing Menurut Penerapan Barang dan Jasa - eProcurement Indonesia
preloader

4 Type Purchasing Menurut Penerapan Barang dan Jasa

4 Type Purchasing Menurut Penerapan Barang dan Jasa

Purchasing adalah sebuah pengerjaan formal yang dilakukan ketika ada pembelian barang dan jasa. Pengerjaan ini disesuaikan dengan keperluan dari pihak yang melaksanakannya. Berikut ini tipe purchasing dan pengerjaan yang akan membantu Anda supaya lebih mudah memahaminya.

Personal Purchasing

Ada type personal purchasing yang dilaksanakan supaya dapat menerima barang dan jasa untuk kepentingan pribadi. Di mana pengerjaan untuk melakukan lebih singkat hanya saja perlu pembelian barang dan jasa dan memeriksanya supaya kondisinya sesuai dengan keperluan.

Mercantile Purchasing

Type kedua adalah mercantile purchasing, mercantile purchasing sendiri adalah sebuah pengerjaan pembelian yang dilakukan dengan difasilitasi pihak perantara seperti distributor atau agen. Anda selaku pembeli melakukan kontak dengan pihak ini untuk bisa menerima barang atau jasa.

Keuntungannya tentu bisa menerima bersih kondisi dari barang atau jasa tanpa perlu pengecekan secara lebih mendetail. Umumnya pengerjaan purchasing ini menjadi alternatif sebuah bisnis kecil yang tidak dapat langsung melakukan pembelian ke pihak agen besar atau produsennya.

Industrial Purchasing

Selanjutnya type purchasing yang ketiga adalah industrial purchasing yang dilakukan untuk merubah barang mentah menjadi sebuah produk baru. Pengerjaan pembelian barang bakunya tentu melibatkan pihak perantara sebagai penyedia bahan baku.

Pengerjaan pembelian berlangsung dengan jumlah yang besar sesuai keperluan industri dan biaya pembeliannya juga dibuatkan ke dalam jadwal pembelian. Dalam pengerjaan pembelian ini harus ada sebuah bukti pembayaran atau fraktur yang penting untuk pembukuan keuangan industri.

Umumnya pengerjaan pembelian akan berlangsung sesudah mengadakan rapat antar departemen yang ada di industri supaya tidak terjadi kekeliruan. Kecuali itu pada tipe purchasing ini pihak manajemen industri harus menjaga relasi baik dengan vendor. Tujuannya supaya ke depannya pengerjaan pembelian barang akan lebih mudah dan menerima profit dengan harga lebih murah. Terutama untuk barang baku yang diterapkan dalam jangka panjang.

Institutionalized or Government Purchasing

Berikutnya adalah type institutionalized or government purchasing adalah sebuah pengerjaan pembelian barang atau jasa yang dimaksudkan untuk kepentingan publik. Pengerjaan pembelian pada purchasing type ini mempunyai pengerjaan yang jauh lebih panjang diperbandingkan type lainnya sebab menyangkut banyak orang.

Diawali dengan menentukan bahwa barang atau jasa yang akan dibeli memang diperlukan oleh publik sebab mengingat dana ini memang tersistem. Tahap selanjutnya pengerjaan pembelian memerlukan persetujuan komponen pengadaan barang dan keuangan.

Nantinya akan ada tim khusus yang disusun untuk melakukan pembelian barang dan jasa. Pengerjaannya jelas dan transparan sehingga tidak ada celah untuk melakukan kecurangan. Berikutnya tim yang akan menetapkan barang yang dibeli memang dalam keadaan baik dan tiba sesuai dengan perencanaan waktunya.

Apa lagi apabila barang yang dibeli memang sudah ada tanggal khusus untuk penerapannya jadi tidak boleh sampai ada keterlambatan. Pengaruhnya akan buruk terhadap citra instansinya di mata publik apabila tidak sesuai dengan perencanaan.

Pada type purchasing ini penting untuk menetapkan pembayaran dilakukan dengan teliti supaya tidak terjadi kesalahan. Pengerjaan pembayaran harus melampirkan bukti pembayaran atau fraktur yang asli. Ini benar-benar penting untuk menjadi bukti yang resmi dan dapat dipertanggungjawabkan. Jadi, tidak akan terjadi permasalahan di kemudian hari nantinya.

Untuk informasi selengkapnya mengenai pengadaan barang dan jasa silahkan kunjungi Website https://eprocurement-indonesia.com/ atau bisa hubungi Helpdesk di +62811-3484-007 / +6231-591-75838

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *