Berbagai Metode Pengadaan Barang Untuk Memulai Usaha Dagang - eProcurement Indonesia
preloader

Berbagai Metode Pengadaan Barang Untuk Memulai Usaha Dagang

Berbagai Metode Pengadaan Barang Untuk Memulai Usaha Dagang

Pengadaan barang menjadi alur kerja penting pada tiap usaha. Karena, salah satu kunci dalam bisnis selain modal usaha adalah, adanya produk atau barang yang dipasarkan. Untuk mendapatkan supply atau pasokan produk atau barang, maka diperlukan proses pengadaan barang.

Agar pengadaan bisa berjalan dengan baik dan tepat, perusahaan menggunakan metode yang berbeda-beda yang tentunya disesuaikan dengan kondisi perusahaan tersebut. Setiap metode masing-masing tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Selain pengadaan, pelaku usaha atau perusahaan juga harus memahami stok atau alur barang dalam perusahaan.

Ada 5 jenis metode yang biasanya digunakan didalam perusahaan untuk proses pengadaan barang, simak penjelasannya berikut :

  • Direct Procurement (Pengadaan Langsung)

Metode pengadaan yang terbilang mudah dan banyak dilakukan oleh suatu pelaku usaha adalah metode pengadaan secara langsung. Metode ini memungkinkan pelaku usaha untuk meminta barang dalam jumlah besar ke supplier, distributor atau agen. Proses dari metode ini diawali dengan perencanaan pengadaan dan diakhiri dengan pembayaran. Metode ini memang memerlukan biaya besar dan proses yang cukup panjang dalam pengerjaannya.

  • Tender Pengadaan Barang

Dalam metode ini, pelaku usaha diposisikan sebagai vendor yang nantinya akan mengajukan penawaran barang dan harga, berkompetisi bersama vendor-vendor lain. Vendor yang sesuai dengan kriteria perusahaan akan dipilih perusahaan, dan vendor itulah yang akan menjadi mitra bisnis dengan perusahaan tersebut.

Namun dengan semakin berkembangnya internet, kini telah ada e-tendering yang praktis dan modern dengan alur yang sama tetapi kedua pihak tak perlu bertatap muka atau melalui sistem digital.

  • Request for Proposal (Mengajukan Proposal)

Metode ini dilakukan dengan cara mengirimkan permintaan secara formal yang berupa pengajuan dalam bentuk proposal. Metode ini biasanya dilakukan pada saat perusahaan memerlukan pengadaan di bidang jasa. Dalam hal ini, perusahaan akan mengirim proposal ke beberapa vendor yang sesuai kriteria, jika vendor tertarik mereka akan mengajukan penawaran yang berlanjut ke tahap kerjasama.

  • Request for Quotation (Mengajukan Dokumen Quotation)

Diantara seluruh metode pengadaan yang biasanya dilakukan, metode Request for Quotation menjadi metode yang paling mudah dan sederhana. Perusahaan hanya mengirim dokumen quotation pada beberapa vendor yang diinginkan, kemudian vendor akan menawarkan barang mereka dan perusahaan akan mengkaji proposal dengan harga dan barang yang sesuai. Jika sama-sama cocok, perusahaan akan menawarkan surat kerja sama pada vendor yang terpilih.

  • Vendor Tunggal

Metode yang terakhir adalah vendor tunggal, yang mana metode ini hanya terjadi apabila hanya ada satu vendor saja yang mampu memenuhi kebutuhan barang yang memang diperlukan oleh perusahaan itu sendiri. Namun perusahaan akan membuat pertimbangan kembali dengan pihak manajemen untuk memutuskan metodenya.

Itulah 5 metode pengadaan barang yang dibutuhkan untuk memulai usaha dagang.

Untuk informasi selengkapnya mengenai pengadaan barang dan jasa silahkan kunjungi Website https://eprocurement-indonesia.com/ atau bisa hubungi Helpdesk di +62811-3484-007 / +6231-591-75838.

   

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.