Penjelasan Masa Depan Pengadaan Barang dan Jasa - eProcurement Indonesia
preloader

Penjelasan Masa Depan Pengadaan Barang dan Jasa

Penjelasan Masa Depan Pengadaan Barang dan Jasa

Pengadaan barang dan jasa sering dihubungkan dengan pengerjaan yang rumit. Tetapi, di era digital, popularitas pengadaan bahkan turut bergeser ke arah yang tidak lagi manual. Pengadaan barang dan jasa dengan metode elektronik, platform digital, metode online sudah mulai dilirik oleh berbagai perusahaan swasta maupun instansi pemerintahan. Masa depan pengadaan barang dan jasa bisa semakin cemerlang dan jauh dari metode yang rumit. Tentunya untuk mencari 1 solusi yang pasti, adalah kemudahan.

Sebelum membahas lebih banyak lagi tentang pengadaan barang dan jasa, ada baiknya kita mengingat kembali mengenai definisi dan sistemnya. Procurement atau pengadaan adalah pengerjaan aktivitas pemenuhan atau usaha penyediaan keperluan barang dan jasa dibawah kontrak atau pembelian langsung yang bertujuan untuk menjawab keperluan bisnis.

Pengadaan barang dan jasa bisa dilakukan oleh perusahaan swasta maupun pemerintahan.Pengadaan barang dan jasa pemerintahan. umumnya dibagi 4 jenis. Jenis pengadaan barang dan jasa dibagi menjadi 4, yakni;

– Pengadaan barang

– Jasa Konstruksi

– Jasa Konsultasi

– Jasa Lainnya.

Dimana empat jenis jasa tersebut akan terbagi lagi menjadi lingkup yang lebih banyak. Metode pengadaan barang dan jasa bisa dibagi menjadi pengadaan langsung, penunjukan langsung dan pemilihan langsung.

Pengadaan jasa di pemerintah juga dikendalikan dalam Perpres (Peraturan Presiden). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2015 Perihal Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah adalah revisi keempat Perpres Nomor 54 Tahun 2010. Perpres Nomor 4 Tahun 2015 diantaranya memuat sebagian nilai perubahan, seperti akselerasi e-purchasing, percepatan pengerjaan pengadaan, pengembangan metode e-tendering, dan pengadaan di desa dengan referensi pedoman dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Pengadaan barang dan jasa pada perusahaan non-pemerintah umumnya tidak terlalu rumit seperti halnya di pemerintahan., tetapi konsisten dikendalikan oleh undang-undang dari masing-masing perusahaan. Tetapi, perbuatan korupsi dan perselisihan kepentingan sering kali terjadi di ranah pengadaan barang dan jasa karena berkaitan dengan perputaran uang dengan jumlah besar.

Oleh karena itu, metode pengadaan elektronik pun hasilnya menjadi salah satu solusi untuk menjauhkan metode pengadaan barang dan jasa dari tindak penyalahgunaan. Melalui metode e-procurement, semua pengerjaan pengadaan akan transparan dan bisa dikendalikan oleh berbagai pihak. Dengan adanya e-procurement, masa depan pengadaan barang dan jasa akan semakin baik, belanja negara semakin terkontrol, perputaran uang semakin stabil, dan memberi pengaruh perekonomian negara ke arah yang lebih baik.

Untuk informasi selengkapnya mengenai pengadaan barang dan jasa silahkan kunjungi Website https://eprocurement-indonesia.com/ atau bisa hubungi Helpdesk di +62811-3484-007 / +6231-591-75838

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *